Instrument

Rabu, 04 September 2013

Datang

Kalau kamu datang, aku berjanji tidak akan bertanya kenapa baru sekarang. Kalau kamu datang, aku berjanji tidak akan membuatmu berdiri di depan pintu terlalu lama. Kalau kamu datang, aku berjanji tidak akan bertanya hati mana saja yang sudah kau lewati untuk sampai di sini. Karena dengan langkahmu aku terbangun dari mati suri yang kunina-bobokan sendiri. Kalau kamu datang, tolong jangan pergi, aku lelah terjaga di balik pintu. Karena kedatanganmu menyertakan ketenangan tersendiri untukku. Hilangkan kegilaan  tangisan cuma-cuma untuk dapatkan kabar, hilangkan keraguan kau benar ada di dunia ini, hilangkan gelisah kau bersama yang lain. Datang, dan datanglah. Aku telah siapkan senyum terindah untuk sambut kehadiranmu. Aku sadar ini semua terlihat konyol, aku sayang sama kamu, tapi aku tidak mau cintaku sia-sia. Yang ku tau sebelum ku berhasil lihat pelangi, maka aku harus berkali-kali basah kuyup di bawah hujan. Kamu ga perlu janji kasih aku bulan atau bintang, bila kita bisa bersama-sama di bawah sinarnya saja itu sudah cukup buatku. Jika mencintaimu adalah sebuah kesalahan, ketahuilah, aku tidak akan pernah belajar untuk menjadi benar. Bukan masalah jarak, tetapi aku yang begitu merindukanmu. Rindu tetaplah luka, dan obatnya hanyalah kehadiranmu di sisiku. Maka datanglah, tolong hargai waktuku yang terbuang agar tidak terbilang percuma. Dan segera ajarkan aku arti kesetiaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar