Instrument

Sabtu, 27 Juli 2013

Segala Akhir

Aku tidak pernah mengerti tentang rasa di hati, padahal kau telah hitamkan pelangiku tapi tetap saja ketegaran kata maaf selalu tercipta untukmu. mungkin semua karena cinta. Seperti aku ingin pergi ke tempat sepi dan meneriakkan semua tentang apa yang kurasakan padamu, tapi itu akan percuma karena kamu tak mendengarnya. Jujur, sungguh, nurani kecilku membutuhkanmu. Aku terlanjur masuk ke lembah hitam tak berujung dan membiarkan diri tak berdaya tersudut menunggu mati.
Fatamorgana cinta sudah mencapai titik jenuh dimana aku bosan dengan khayalan bebas ini. aku hanya ingin mengucap kalimat di dekatmu saat itu "Terima kasih atas semuanya, mengenalmu merupakan anugerah terindah di hidupku. Merindukanmu adalah hal manis yang pernah ku rasakan. Dan mencintaimu merupakkan bahagia untukku." Akhirnya ku sayat cinta yang hanya tuk ilusi semu itu. Maaf aku telah memasukkanmu kedalam kesedihanku yang seakan-akan kau lah penyebabnya.
Semoga dengan cepat kau dapat mengubur kenangan kita dalam-dalam dan menyentuh kebahagiaan bersamanya. Tersadarku sekarang bermain dalam fakta dan harus kalah terhadap kenyataan akhir. Dengan sisa perizinan nafas, aku berharap angin bersama segalanya di bawah langit yang mendengar mampu sampaikan pesan ini padanya. "pesan terdalam akhirku adalah, jika disaat aku pergi terlebih dahulu menutup hidup karena malaikat Tuhan datang menjemputku nanti, jaga dirimu baik-baik di bumi, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Dan harapan akhir terpendamku adalah, jika waktu dapat berhenti mangalir nanti, aku berharap itu waktu aku dan kamu sedang bahagia, meskipun di sudut hidup yang berbeda. Dan do'a terpendam terakhirku tentangmu adalah aku percaya Tuhan selalu memberikan apa-apa yang terbaik untuk umatnya dan semoga itu adalah akhir cerita ini."

Minggu, 07 Juli 2013

Kerinduanku

Semakin lamaaa jarak kita semakin terasa. Aku menjauh darimu dan kau tidak peduli akan kejauhan itu. Sekarang aku sendiri, diam dalam keheningan. Seperti akan aku yang merindukan bibirmu sebagai telaga madu manis di sudut senyummu. Andai aku bisa seperti darah yang selalu mengalir di nadimu, dan kau pun tak akan bisa hidup tanpaku. Aku termenung disekap dinginnya malam, hanya memikirkan ketidakpastian. Berharap tentangku terlintas di sudut hatimu, walau hanya sekejap seperti angin.
Kenapa aku tetap merindukanmu walau kamu tak punya rasa yang sama?. Masalahnya karena sulit memaksa hati untuk berhenti memikirkanmu. Aku mencoba menerobos renunganku untuk sampai menyentuh masa lalu agar aku dapat mengenang kembali senyuman itu yang dulu sangat mudah aku dapatkan. Jika kau tanya padaku tentang apa yang ku benci saat ini, itu adalah merindukanmu, sebab rindu tetaplah luka. Dan jika kau bertanya padaku tentang hal yang dapat menyembuhkan luka ini adalah dirimu hadir di hadapanku.
Kini aku tenggelam dalam sepi, tersudut dalam gelapnya hidup, terdesak bersama permainan kerinduan hati. Sampai saat dimana aku memandangmu yang sedang bersamanya Aku tidak berniat ingin menghancurkan hari indahmu, maka ku putuskan memandangmu hanya dari kejauhan. Terjawab semua kini tentang kerinduanku bahwa kamu tidak pernah merindukanku. Cukup 5 detik kusimpulkan tentang rasa ini "Terima kasih atas kekecewaan yang engkau berikan, karena senada dengan itu hidupku berpetualang bersama air mata".

Sabtu, 06 Juli 2013

Alur Fikiranmu

Seperti semua tahu bahwa bumi selalu berputar dan pasti akan berhenti ketika Tuhan menghendakinya. Dan waktu yang berhasil membawaku ke kedewasaan. Pada saat inilah aku mengenal sebuah kata yang dimana setiap manusia tidak akan pernah mengerti apa maksudnya dan bagaimana jalan ceritanya, ialah CINTA.
Ketika suatu malam dimana kita sedang tertawa bersama, tiba-tiba kau bercerita tentang seseorang yang seakan membuatmu kagum karena keindahan yang ia punya. Sungguh bibirku tersenyum manis, tapi hatiku berdegup begitu cepat. Seperti tidak bisa ku terima semua kabar itu. Dan di saat itulah aku mengerti bahwaku sudah jatuh cinta padamu. Sampai dimana saat kita duduk berdua di bawah langit terangnya sinar bulan dan ribuan bintang. Ku harap itu adalah hal terindah untuk kita, karena kita hanya berdua. Tapi tidak, kau malah memulai malam dengan cerita panjang tentang dirinya.
Aku bingung, kenapa semua yang terukir indah menjadi semu, aku tidak mengerti akan semuanya. Terasa bagai berdiri di tengah taman sandiwara, bermain peran bersama patung dengan memakai topeng senyum palsu. Rotasi tetap terjadi sampai pagi pun tiba. Aku terbangun dari tidurku, tapi aku tidak merasakan kehangatan pagi yang sebeulumnya selalu aku rasakan.
Dan mungkin aku telah sampai di titik kepedihan, akhirnya aku mengeluarkan pertanyaan yang menyatakan hatiku sudah terdesak dengan perasaan ini. "Kau tersenyum?, ya engkau tersenyum dengan manis karena aku juga tersenyum, meskipun dalam kepedihan. Apa kamu tahu itu?, tidak akan, karena kamu sedang tersenyum". Keadaannya waktu itu, aku hanya ingin menyendiri, aku ingin tenang. Tapi ternyata aku tidak bisa, malah menangis dalam kediamanku. Hatiku mulai berbisik sebuah kalimat atas pernyataan dari kesimpulan akhir perasan saat itu, dalam waktu 5 detik terucap, "Terlinang air mata atas semua jalan alur fikiranmu".

Kamis, 04 Juli 2013

Berawal Manis

Pertama aku mengenalmu dulu, mungkin itu tidak di sengaja. Tuhan mempertemukan kita diwaktu yang tidak pernah kita duga. Di saat itu aku tidak mengerti apa-apa dan semuapun berjalan biasa saja. Permainan masa kecilpun dimulai, kau mendekatiku dan akupun dekat denganmu. Setiap hari kita tertawa bersama, bercanda dan tidak pernah ada luka. Kau selalu tersenyum, membawaku ke dalam kesenangan yang tak pernah ada habisnya. Entah mengapa aku merasa begitu nyaman berada di dekatmu. Seperti hati ini yang tidak menginginkan keadaan dimana dirimu tidak hadir disisiku. Kita bermain bersama dengan segala tingkah laku konyol dan tak masuk akal. Apapun kita lakukan, yang penting kita mencapai kesenangan.
Di setiap hari yang kita lalui dengan segala senyum membuat aku merasa dirimu begitu berarti dalam kehidupanku. Kau mampu merajai hari-hariku, melukis pelangi di hidupku, memberikan warna di kisahku dan aku merasa kau segalanya bagiku. Tanpa disadari semua yang kita lalui telah menjadi sebuah memori yang akan tercatat dengan sendirinya di dalam fikiranku. Dan tidak salah lagi, dirimulah yang masuk di dalam memori tersebut dengan segala kenangan terindah bersamamu. Itu semua tidak dapat dipungkiri karena waktu telah merekamnya. Seperti layaknya daun yang jatuh diterpa angin, karang yang selalu dihempas sang ombak dilautan dan matahari yang siap digantikan bulan ketika malam tiba, itu semua aku ibaratkan tentang betapa tidak menyesalnya aku telah menganalmu. Akupun berharap kau memiliki rasa yang sama. Di saat itu aku merasakan anugerah terindah turun dari tangan Tuhan dan diberikan kepadaku tanpa alasan apapun, dan menjadikan aku bahagia. Aku begitu bersyukur kehadiranmu merupakan bahagia untukku. Seperti dengan sendirinya dalam hati terucap "Aku berjanji tidak akan melupakanmu".
Waktu tak pernah berhenti, ia mampu membawa kita ke kejadian yang tidak pernah kita duga, dan kejadian itu adalah sampai di saat kita mengenal apa itu persahabatan. Aku mulai berfikir kau adalah sahabat terbaik yang pernah aku kenal. Bagaimana tidak, setiap kesenangan yang aku rasakan kau selalu hadir di dalamnya, mengapa bisa ? yaa karena kamu yang membuat aku merasa senang. Tuhanku, terima kasih, karena kamu telah turunkan anugerahmu untukku yang seperti dia.
Dikala tibanya pagi hari, aku hanya ingin memulai semua perjalanan cerita hidupku bersamamu. Ku sambut sang mentari, menghirup udara bebas dari alam dan berkata "Betapa indahnya hari ini". Tiba di saat kau pun datang dengan senyuman manis. Sudah tertebak semua, hati ini tidak akan  pernah bisa menolak semua ajakanmu yang membuatku bahagia. Kita habiskan waktu yang terus berjalan dengan segala kisah. Sampai dimana sang bulan terbit dan malam pun datang. Hari itu telah berakhir dan aku pulang dengan berjuta bintang yang tetap berada di langit. Ketika aku berada pada keadaan seperti ini, aku merasa hidup ini begitu indah. Seketika dalam waktu 5 detik, renunganku berbisik pada hati kecilku sebuah kalimat... " Semua berawal begitu manis".

Tentang

Nyatanya, setiap manusia itu pasti mempunyai cerita yang mengiringi perjalanan hidupnya. Entah itu tentang kesenangan, penderitaan, cinta, kasih sayang, materi, persahabatan, konflik, dll. Ketika cerita tersebut tergabung menjadi satu dan melampaui waktu yang dilewati, maka dengan sendirinya akan tersusun rapi dalam sebuah renungan. Dan manusia pun menyebutnya dengan satu kata, yaitu, "KENANGAN". Aneh, mungkin ! tetapi seperti pada dasarnya suatu kenangan itu seperti sangat sulit untuk dilupakan. Ia membayangi setiap manusia, bahkan sampai manusia tersebut sudah tak bernyawa. Hidup tanpa kenangan, terasa DATAR. Mengapa? karena sesungguhnya itulah yang sanggup membuat kita tertawa bahagia dan menangis menderita. Entah hari ini, besok, atau kapanpun itu bisa terjadi, tergantung dari kita. Kapan kita membuka kilas balik kenangan tersebut. Percaya atau tidak, dengan sendirinya pembahasan sebuah kenangan biasanya diiringi dengan senyuman dan tetesan air mata. Dan itu yang membuat hidup kita lebih berwarna...

Selasa, 02 Juli 2013

Sekolah Menengah Kejuruan

Assalamualaikum teman - teman :). apa kabar para pembaca? semoga semua tetap dalam keadaan baik :). Alhamdulillah saya bisa posting lagi nih hehe. kali ini ceritanya tentang saya waktu sekolah di SMK. ini nih yang namanya kisah kasih di sekolah terasaaaaa banget :D, bisa kenal orang - orang yang sebelumnya kita kenal. orang -  orang yang ga pernah kita kira bakal hadir dalam kehidupan kita... ceritanya seruuuuu banget hahay. saya terdaftar dan duduk manis di SMKN 18 Jakarta. pertamanya sekelas cuma punya temen satu, tapi lama - lama semua jadi temen. bisa dibilang saya termasuk murid yang beruntung, masuk kelas yang kompaaaak abis bree, itu kelas XII Akuntansi 1. bisa dibilang kelas paling gila, parah bree apaan aja dijadiin mainan, main bola sampe kaca pecah, main tebak koin, main tap jongkok, main itung jempol, main cak'kin orang lewat di koridor, sampe main petasan di kelas juga dijabanin ckck. tapi itu yang bikin kita ga bakal bisa lupa :'). kegiatan paling mengesankan tuh yaa classmeetingnya, gimana enggak, saya jadi kapten futsal cewe cuuuy haha :D. berasa jadi pahlawan diteriakin temen - temen satu kelas... dan di kelas ini juga saya nemuin sobat yang kocak, tergabung dalam singkatan F'RADRISA :D, sumpah kalo udah maen sama mereka, ga bakal mungkin saya ga ketawa hahay. saya orang paling tua di antara mereka, jadi saya  ngerasa punya tanggung jawab tersendiri buat ngajak mereka ngelakuin hal yang baik - baik teruuuuus haha. ngebolang  bersamanya itu bikin kita lupa diri wkwk. kalo mau jalan, yaaaa jalan aja udah walaupun gatau jalannya kemana, entar juga tiba - tiba sampe aja wkwk. pokoknya ga ada abisnya dah nyeritain kisah kita. oh iya, kelas saya punya semboyan nih, "apapun yang terjadi tetap senyum manja". ini tercetus karena kelas kita paling jelek dimata guru atau murid kelas lain, adaaaa ajaaa gosip jeleknya, tapi yaa gitu dah, kita cuma bisa senyum sambil ngebuktiin kalo kita ga seburuk yang mereka kira. dan akhirnyaaa, gila broo nilai kelas kita paling tinggi disetiap ulangan, kerenkaaan :D. kita juga bisa semangat kaya gitu karena ada orang luar biasa di belakang kita semua, namanya Ibu Kadariyah (kita panggil dia mamih). beeeh ini orang selalu kasih yang terbaik buat kita, dia selalu percaya kita pasti bisa. eeeemmm semuanya ga bakal bisa di lupain dah. nah itu dia sedikit cerita waktu di SMK, semoga bisa bermanfaat yaa. eemm sampe disini dulu yaa postingnya, mudah - mudahan masih ada waktu buat posting cerita yang lain, Wassalamualaikum :D